| SwaBisnis.Net | Profil | Toko Online | Iklan |
|---|
|
http://www.swabisnis.8m.com | ![]() |
|
"KERIPIK" PRODUK KHAS KARYA UMBI Laporan Khusus - Cihampelas selain dikenal sebagai pusat perbelanjaan Jeans, aneka macam oleh-oleh khas Bandung pun turut pula meramaikan suasana perbelanjaan. Salah satu tempat yang ramai dikunjungi adalah "TOKO KARYA UMBI". Toko Karya Umbi yang berlokasi di Jl.Cihampelas no. 96B merupakan usaha warisan turun temurun. Usaha yang mulai di rintis sejak tahun 1950 ini, khusus menjual makanan khas Bandung, khususnya keripik yang terbuat dari umbi. Ketika pertama kali usaha ini berdiri, pengelolaannya masih relatif sederhana. Karena saat itu jumlah produksinya masih sedikit dan tergolong usaha kecil-kecilan, ungkap Palentinus, pemilik Toko Karya Umbi kepada Swa Bisnis. Selain itu, penjualan barang masih dititipkan pada yang lain. Berkat ker ja keras tahun 1965 Karya Umbi mampu mengembangkan usahanya dengan memproduksi makanannya sendiri, tetapi pengelolaannya masih dilakukan oleh orang lain. Berbagai jenis makanan dengan bahan dasar umbi dijual Toko Karya Umbi. Diantaranya; kripik singkong, ubi, kentang, kulit, bayam, talas, pisang sale, talas asin & manis, kue kering, kue basah dan lain-lain. Makanan yang dipajang di depan toko ini memang cukup menggiurkan, karena selain rasa makanannya enak, kualitas barang pun tetap terjaga. Dan tak ka l ah pentingnya Karya Umbipun selalu memberikan service yang memuaskan bagi para pengunjungnya. Untuk menjaga mutu produk, kepercayaan konsumen terhadap produk, baik rasa, harga, maupun timbangan, memang menjadi perhatian utama bagi Karya Umbi. Kepuasan par a konsumen harus tetap dinomor satukan. Jenis barang yang dijual selain dari produk sendiri, juga dari barang titipan dengan sistim penjualan konsinyasi. Jika kondisinya barang tidak layak jual, barangpun bisa dikembalikan tanpa dipungut ongkos kirim. Dengan memperkerjakan pegawai sebanyak 10 orang, Karya umbi mampu memberikan kesejahteraan pada karyawannya. \ldblquote Upah yang diberikan pada pegawai sesuai standard Depnaker, ungkap Palentinus. Selain upah dengan standar UMR (Upah Minimum Regional), pegawai diberi makan, dan dikut sertakan dalam program Jamsostek. Sehingga keharmonisan hubungan antara pemilik dan pegawai dapat terbina dengan baik. Dari hasil penjualan makanan, Karya Umbi memperoleh keuntungan dari tiap-tiap produk sebesar 15 s/d 20 %. Dan omzetnya saat ini, kurang lebih mencapai 2 juta rupiah perhari.
|
|
|